Jumat, 07 Juni 2013

SYARAT LIT

Persyaratan Leadership Intermendiate Training Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Riau Bengkalis, 23 s.d 27 Juni 2013 1. Telah lulus Basic Training (minimal 6 bulan) 2. Pernah mengikuti kursus atau ta’lim pasca batra 3. Diutamakan yang pernah aktif dalam struktur kepengurusan PII 4. mendapat izin dari orang tua 5. bersedia mengikuti semua proses pentrainingan 6. membawa pas photo warna ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar 7. membawa mandat dari Pengurus Daerah 8. Bersedia aktif dalam kepengurusan PII minimal 2 tahun kedepan 9. mampu membaca al-quran dengan baik dan benar, dan hafal kinimal 10 surat pendek 10. membuat kliping Koran. dengan tema pendidikan dan kebudayaan serta menuliskan tanggapan terhadap salah satu topic kliping (minimal 2 lembar). 11. Memahami konstitusi PII (Khittah perjuangan, Falsafah gerakan dan AD/ART) 12. membuat tulisan terkait kondisi daerah masing-masing denga tema : a. Pelajar/remaja b. Masyarakat c. Pemerintah 13. Membawa buku bacaan mengenai: a. keislaman (tasawwuf, teologi, aqidah, fiqih, mazhab dll) b. ideology c. sosiologi d. keorganisasian e. komunikasi f. leadership g. kepiian h. Sejarah dan kebudayaan i. Iptek 14. Lulus Interview oleh tim instruktur Cp. 0852 7883 8280/ 0823 8775 5958 (Yana : Kabid Kaderisasi PW PII Riau)

PERSYARATAN LEADERSHIP INTERMEDIATE TRAINING BENGKALIS

Persyaratan Leadership Intermendiate Training Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Riau Bengkalis, 23 s.d 27 Juni 2013 1. Telah lulus Basic Training (minimal 6 bulan) 2. Pernah mengikuti kursus atau ta’lim pasca batra 3. Diutamakan yang pernah aktif dalam struktur kepengurusan PII 4. mendapat izin dari orang tua 5. bersedia mengikuti semua proses pentrainingan 6. membawa pas photo warna ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar 7. membawa mandat dari Pengurus Daerah 8. Bersedia aktif dalam kepengurusan PII minimal 2 tahun kedepan 9. mampu membaca al-quran dengan baik dan benar, dan hafal kinimal 10 surat pendek 10. membuat kliping Koran. dengan tema pendidikan dan kebudayaan serta menuliskan tanggapan terhadap salah satu topic kliping (minimal 2 lembar). 11. Memahami konstitusi PII (Khittah perjuangan, Falsafah gerakan dan AD/ART) 12. membuat tulisan terkait kondisi daerah masing-masing denga tema : a. Pelajar/remaja b. Masyarakat c. Pemerintah 13. Membawa buku bacaan mengenai: a. keislaman (tasawwuf, teologi, aqidah, fiqih, mazhab dll) b. ideology c. sosiologi d. keorganisasian e. komunikasi f. leadership g. kepiian h. Sejarah dan kebudayaan i. Iptek 14. Lulus Interview oleh tim instruktur Cp. 0852 7883 8280/ 0823 8775 5958 (Yana : Kabid Kaderisasi PW PII Riau)

UNDANGAN LIT BENGKALIS 23 JUNI 2013

Kepada Yth: KADER PII PASCA BATRA Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh, Kami Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Bengkalis mengundang seluruh kader PII pasca Batra untuk mengikuti Leadership Intermediate Training . Yang Insya Allah akan dilaksanakan pada: Hari : Minggu s.d Kamis Tanggal : 23 Juni s.d 27 Juni 201 14 Rajab s.d 18 Rajab 1434 H Waktu : 07.00 Wib s.d selesai Tempat : Al-Amin Campus Centre (SMP-SMA Al-Amin Bengkalis). Gg. Cempaka Putih, Jl. Antara Kec. Bengkalis. Adapun syarat- syarat peserta sebagaimana terlampir. Demikianlah undangan ini kami sampaikan, atas partisipasi dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih. Jazakumullahu khairan katsiran Wassalamualaikum warohmartullahiwabarokatuh By : PANITIA

Selasa, 07 Mei 2013

endang anak belitung blog: PII Bengkalis Peringati Hari Bangkit ke-66

endang anak belitung blog: PII Bengkalis Peringati Hari Bangkit ke-66: Ketua PW (kiri), Kanda Baharuddin Ashuri(kedua dari kiri), Kanda H.Usman (kedua dari kanan), Ketua KB PII (kanan) Keluarga Pelajar Islam I...

PII Bengkalis Peringati Hari Bangkit ke-66

Ketua PW (kiri), Kanda Baharuddin Ashuri(kedua dari kiri), Kanda H.Usman (kedua dari kanan), Ketua KB PII (kanan) Keluarga Pelajar Islam Indonesia(PII)kabupaten Bengkalis memperingati hari bangkit (HARBA) ke-66. Peringatan Harba PII itu bertema " Membangun Karakter Menuju Bangsa Yang Beradab dan Istiqomah". Dan dilaksanakan digedung DIKLAT Bengkalis. Acara ini berlangsung Ahad, 05 Mei 2013.Selain DIisi dengan Hiburan bernuansa Islami, yakni dengan lantunan merdunya nasyid Al-Amin Bengkalis, yang mana personilnya terdiri dari siswa SMA Al-Amin Bengkalis atas binaan gurunya Khudri, S.Pd. Acara juga mengulas sejarah berdirinya PII yang disampaikan oleh ketua KB PII Kabupaten Bengkalis Ismail Nurdin. Berdirinya PII kata Ismail,dilatarbelakangi adanya kesenjangan antara sekolah yang umum dan sekolah pesantren/agama pada tahun 1947 silam. Dimana sekolah umum menyatakan bahwa sekolah agama itu adalah pelajar yang kolot, sementara mereka yang sekolah agama juga menyatakan bahwa sekolah umum adalah sekolah yang sesat. "Berdirinya PII itu untuk meluruskan kedua konflik tersebut. Setiap kegiatan yang dilakukan oleh PII adalah merupakan sebagian dari perjuangan bangsa Indonesia. PII hati ini sudah terlihat kemajuannya. PII punya tantangan dimasa era globalisasi dan aktivis PII harus bisa melihat derasnya kemajuan teknologi untuk membina generasi Pelajar Islam Indonesia. Harapan kami, kepada PD (Pengurus Daerah) dan PW (Pengurus Wilayah ) PII harus membuat program pentrainingankarena ini merupakan lahan dakwah untuk masa yang mendatang, " Ujar Ismail. Dengan semangat Harba ulasnya, hendaknya membuat para pengurus PII lebih bersemangat, termotifasi untuk meneruskan PII khususnya diKabupaten Bengkalis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Wilayah Riau yang hadir pada peringatan HARBA PII Bengkalis, Husin Tasyrik Makrup dan pengurus Daerah PII Bengkalis, serta seluruh Keluarga Besar PII Bengkalis.. Ketua PD PII Bengkalis juga mengumumkan dan mengajak kepada sahabat-sahabat yang belum mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan untuk mengikuti pelatihan yang insyaAllah dilaksanakan pada Tanggal 23 Juni -27 Juni 2013, lokasi pelatihannya adalah di Ponpes Al-Amin Bengkalis, Jl.Antara Gg. Cempaka Putih Bengkalis. Keluarga Besar PII Bengkalis grup nasyid & siswa AMA Al-Amin Bengkali bersama guru pembimbing dan Pengurus daerah PII Bengkalis

Kamis, 07 Maret 2013

Teks Syarhil : Kenakalan Remaja

Dewan juri yang bijaksana , hadirin walhadirat yang dirahmati Allah. Tiada pujian yang pantas kita panjatkan selain pada Allah SWT yang telah menggerak getarkan jiwa dan raga sehingga pada kesempatan kali ini kita dapat berkumpul ditempat ini untuk mengikuti Musabaqah syarhil quran dengan sehat wal afiat tanpa kekurangan suatu apapun. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah pada junjungan kita baginda Rasulullah SAW dengan ucapan اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى الى سيدنا محمد dan insyaallah kita sebagai umat beliau yang beruntung sampai akhir zaman, amin.. Pada kesempatan ini perkenankan lah kami menyampaikan syarahan yang berjudul “Kenakalan Remaja.” Apa itu masa remaja? Masa remaja adalah masa yang penuh fantasi dalam pencarian sebuah jati diri, namun disanalah para remaja banyak terjebak pergaulan bebas. Sangat tragis, ternyata pergaulan bebas tidak hanya sebatas bergaul, melainkan terkadang mendorong untuk melakukan hal-hal yang lebih tidak disukai agama, yakni perzinahan antara kaum adam dan Hawa. Sebagaimana Allah telah berfirman dalam Al-quran surah An-Nur ayat 30 yang berbunyi : Artinya : Katakan lah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Dewan juri yang bijaksana , hadirin walhadirat yang dirahmati Allah. Sekarang ini, kenakalan ramaja menjadi masalah yang sangat memprihatinkan dan perlu perhatian khusus. Masa remaja yang berkisar antara 13-18 tahun ini menurut Prof. Muhammad Ali dan Prof. Muhammad Asrori merupakan masa sulit, baik bagi diri mereka maupun orang tua dan lingkungannya. Sebab, pada masa ini mereka mempunyai energy yang besar, emosi yang berkobar. Kondisi inilah yang diibaratkan oleh Coni semiawan, “terlalu besar untuk serbet dan terlalu kecil untuk taplak.” Namun belum ada pengendalian diri yang sempurna. Belum ada pengendalian diri yang sempurna inilah yang kerap menyebabkan berbagai macam kenakalan remaja mulai dari merokok, bolos sekolah, minum-minuman keras sampai menggunakan obat-obatan terlarang dan hamil diluar nikah. Nauzubillah… Semua ini disebabkan oleh kondisi remaja yang baru mengalami kematangan mental, fisik, social dan emosi yang tidak terkontrol dan tidak terbimbing dengan baik oleh orang tua sehingga tidak ada pengendalian diri dalam mencari jati dirinya. Para remaja kerap melakukan hal-hal yang bertentangan oleh norma agama dan susila. Mereka mengikuti apa yang danggap mereka baik dan menyenangkan. Dewan juri bijaksana , hadirin walhadirat dan teman-teman yang dirahmati Allah. Masa remaja sekarang ini adalah masa yang sangat rentan dengan berbagai penyimpangan, oleh karena itu kita harus membentengi diri kita agar tidak terjerumus kedalam lembah yang dapat menghancurkan masa depan kita. Lalu, bagaimana caranya? Untuk membentengi diri kita dari kenakalan remaja dapat kita lakukan dengan berbagai cara, diantaranya: Yang pertama : Mempertebal keimanan kita, untuk itu kita harus memperbanyak ibadah, baik yang wajib maupun sunnah. Shalat tidak ketinggalan, rajin mengaji setiap hari dan melakukan perbuatan baik lainnya. Kedua: Rajin menuntut ilmu, karena dengan pengetahuan yang benar rasa ingin tahu kita akan terjawab, sehingga kita tidak lagi mencoba-coba hal baru yang tidak baik. Misalnya merokok atau minum minuman keras. Selain itu, dengan ilmu kita akan mendapatkan kehidupan dunia dan akhirat yang baik. Rasulullah SAW bersabda : Artinya : Siapa yang ingin kehidupan didunia maka harus dengan ilmu, siapa yang ingin kehidupan diakhirat maka harus dengan ilmu dan siapa yang ingin kehidupan didunia dan akhirat maka harus dengan ilmu.” Ketiga : Menyibukkan diri kita dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, misalnya ikut organisasi sekolah, banyak berolah raga dan mengisi waktu luang dengan membaca. Keempat : Hindari pergaulan dengan teman-teman yang tidak baik akhlaqnya. Perbanyaklah bergaul dengan teman-teman yng shaleh, pintar dan rajin belajar dengan begitu sifat baik mereka akan tertular kepada kita. Dewan juri bijaksana , hadirin walhadirat dan teman-teman yang dirahmati Allah. Itulah kiat-kiat agar kita terhindar dari kenakalan pada usia remaja. Mudah-mudahan bermanfaat, dan kami minta maaf apabila terdapat kesalahan dan kekurangan.